4 min read

Manfaat Mentimun, Bawang Merah, Bayam, Bawang Putih dan Ubi Jalar (Sweet Potatoes)

Manfaat Mentimun, Bawang Merah, Bayam, Bawang Putih dan Ubi Jalar (Sweet Potatoes)

Mengonsumsi makanan sehat sangatlah penting, dan manfaatnya segudang. Maksud dari makanan sehat adalah makanan yang memberikan berbagai nutrisi dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh.
Berikut di bawah ini Mentimun, Bawang Merah, Bayam, dan Ubi Jalar (Sweet Potatoes) makanan sehat yang bisa Anda konsumsi:

1. Mentimun
Mentimun rendah karbohidrat dan kalori, dan sebagian besar terdiri dari air. Mentimun mengandung sejumlah nutrisi seperti vitamin K dan antioksidan, seperti vitamin C, beta-karoten, flavonoid, quercetin, apigenin, luteolin, dan kaempferol. Quercetin bekerja untuk mencegah pelepasan histamin dan Kaempferol dapat membantu melawan kanker dan menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung. Mentimun juga mengandung fitonutrien yang disebut cucurbitacins, yang juga memiliki sifat anti-kanker.

Selain itu mentimun juga mengandung flavonol anti-inflamasi yang disebut fisetin, yang berkontribusi untuk kesehatan otak, peneliti menjelaskan bahwa senyawa fisetin telah diketahui mencegah gangguan memori dan penyakit Alzheimer. Mentimun juga mengandung potasium yang membantu Anda untuk menghindari tingginya tekanan darah.

Mengkonsumsi mentimun dapat membantu Anda mengatasi panas berlebih di perut, yang dikatakan sebagai penyebab utama bau mulut. Selain itu menempatkan irisan mentimun di atap mulut dapat membantu menyingkirkan bakteri penyebab bau mulut. Peneliti juga menemukan bahwa mentimun dapat membantu "mendinginkan" peradangan pada tubuh.

Mentimun kaya akan air dan serat yang bermanfaat untuk pencernaan tubuh,  kandungan serat di dalam mentimun membuat Anda akan merasa kenyang lebih lama, Selain itu mentimun juga sangat rendah kalori sehingga membantu Anda dalam mengontrol berat badan.

2. Bawang Merah
Dari laman Alodokter.com, bawang merah rendah kalori, bebas lemak, mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin C di dalam bawang merah bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh agar tetap sehat, sebagai antioksidan untuk menangkal bahaya radikal bebas, mempercepat proses penyembuhan luka, membantu pembentukan kolagen, memelihara tulang, otot, dan pembuluh darah. Vitamin C juga bermanfaat untuk melindungi kulit dari munculnya kerutan dini akibat paparan sinar matahari, mencegah pengerasan arteri, mencegah pilek, menurunkan risiko terkena kanker mulut dan kanker lainnya. Bawang merah mengandung kalium yang bermanfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko stroke. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ini. Allicin yang ditemukan dalam bawang merah diduga mampu mencegah tingginya produksi kolesterol dalam sel-sel hati.

3. Bayam
Banyak ahli diet mengatakan bayam sebagai salah satu makanan yang sangat kaya nutrisi.  Selain itu, bayam mengandung mineral penting seperti magnesium dan kalium, kedua kandungan ini berkontribusi dalam membantu mengontrol kestabilan tekanan darah.

Dari artikel berjudul Health benefits and nutritional value of spinach (Medicalnewstoday.com), bayam mengandung antioksidan yang dikenal sebagai asam alpha-lipoic, yang telah terbukti bermanfaat untuk menurunkan kadar glukosa, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung klorofil yang telah terbukti efektif untuk menangkal bahaya efek karsinogenik. Karsinogenik dihasilkan saat memanggang makanan pada suhu tinggi. Karena cukup kaya akan kandungan kalium nya, bayam dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang terkena tekanan darah tinggi. Manfaatnya dapat mengurangi efek buruk sodium di dalam tubuh. Bayam mengandung vitamin K yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, dan mencegah risiko patah tulang. Bayam mengandung serat dan air yang tinggi, manfaatnya sangat besar untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit. Adapun kandungan vitamin C di dalam bayam bermanfaat dalam membangun dan memelihara kolagen. Selain itu, kekurangan zat besi menyebabkan rambut rontok, bayam kaya akan kandungan zat besi. Kandungan magnesium di dalam bayam bermanfaat untuk metabolisme energi tubuh, mempertahankan fungsi otot dan saraf, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga irama jantung, dan menjaga kestabilan tekanan darah.

4. Bawang Putih
Dari artikel berjudul Apa Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan? (Alodokter.com), sejumlah penelitian telah menemukan potensi manfaat bawang putih yaitu memperkuat sistem kekebalan tubuh, menurunan tekanan darah, mengatasi kolesterol tinggi, menurunkan risiko penyakit jantung, dan memperbaiki sirkulasi darah. Kandungan di dalam bawang putih dipercaya efektif untuk mencegah pilek, hal itu karena konsumsi bawang putih mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus. Bawang putih bermanfaat untuk kesehatan jantung, sebuah penelitian dengan memberikan suplemen yang mengandung ekstrak bawang putih. Hasil penelitian menemukan bahwa pemberian suplemen ekstrak bawang putih memberikan manfaat perlindungan untuk kesehatan jantung. Bawang putih mampu bekerja untuk menurunkan kolesterol, dan melancarkan sirkulasi darah dengan cara menimbulkan efek pengencer darah. Bawang putih bermanfaat untuk kesehatan saluran cerna. Bawang putih mengandung zat allicin yang berfungsi sebagai antibiotik dan antijamur. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mampu melawan infeksi bakteri H.pylori di lambung.

Penelitian menemukan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Beberapa temuan penelitian lainnya juga menyimpulkan bahwa bawang putih dapat melebarkan pembuluh darah. Manfaat bawang putih yang saat ini banyak diteliti yaitu manfaatnya dalam melawan kanker. Dimana beberapa penelitian menunjukan bahwa bawang putih dapat menghambat perkembangan aktivitas sel kanker. Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang yang terbiasa mengonsumsi bawang putih memiliki risiko lebih rendah terkena kanker usus besar.

5. Ubi Jalar (Sweet Potatoes)
Pada tulisan berjudul What's to know about sweet potatoes? (Medicalnewstoday.com) menyebutkan bahwa ubi jalar bermanfaat untuk kesehatan pencernaan tubuh, hal itu karena kandungan seratnya yang tinggi. Ubi jalar juga membantu mencegah konstipasi. Manfaat ubi jalar dapat mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Harvard, Departemen Nutrisi, menemukan bahwa asupan beta-karoten dapat membantu melindungi tubuh dari kanker prostat. Adapun penelitian di Jepang menunjukan beta-karoten mampu melindungi tubuh dari resiko kanker usus besar. Ubi jalar mengandung vitamin C dan beta-karoten yang bermanfaat untuk memperkuat kekebalan tubuh.

Selain itu Beta-karoten juga memiliki manfaat lain, jika Beta-karoten diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh maka akan memberikan manfaat kesehatan pada kulit tubuh, menjaga sistem kekebalan tubuh, dan sangat penting untuk kesehatan mata, kandungan vitamin dalam ubi jalar (terutama vitamin A) telah terbukti mendukung kesehatan mata.

Konsumsi ubi jalar secara rutin (setiap hari) telah terbukti mengurangi risiko penyakit degenerasi makula terkait usia. Serat dalam ubi jalar juga penting. Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengkonsumsi makanan berserat tinggi mengalami penurunan kadar glukosa darah yang tinggi. Ubi jalar adalah sumber beta karoten yang nantinya dikonversi menjadi vitamin A di dalam tubuh. Mengkonsumsi makanan kaya beta-karoten dapat mencegah penuaan dini, menurunkan risiko beberapa jenis kanker, dan mencegah penyakit jantung.

Peringatan!! Beta-blocker adalah salah satu jenis obat yang diresepkan untuk penyakit jantung, yang berefek pada peningkatan kadar kalium di dalam tubuh. Jika Anda sedang dalam masa menggunakan obat beta-blocker, maka jangan mengonsumsi ubi jalar dalam jumlah tinggi.

Goalkes

Market Alat Kesehatan Di Indonesia 🇮🇩
Jakarta